Sabtu, 08 Februari 2020

Pengertian, Fungsi, Bagian-Bagian pada Hard Disk, serta cara merawat HDD

Pengertian, Fungsi, Bagian-Bagian pada Hard Disk, serta cara merawat HDD.

PENGERTIAN HDD.
Harddisk adalah salah satu perangkat keras komputer yang menyediakan ruang penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan atau membaca data pada komputer. Harddisk merupakan jenis memori komputer yang memiliki sifat non-volatile memory yang berarti data pada memori jenis ini tidak akan hilang meski perangkat tersebut telah dimatikan. Berbeda dengan media penyimpanan RAM yang hanya menyimpan data selama perangkat tersebut memiliki daya.

Harddisk pertama kali diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1956, yang mana kemudian menjadi standar penyimpanan untuk penggunaan komputer umum ditahun 1960-an. Hingga saat ini pun perangkat harddisk masih menjadi dominan sebagai perangkat penyimpanan untuk personal komputer maupun untuk server.

HDD Eksternal

Hardisk adalah media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Jadi hardisk eksternal adalah sebuah alat penyimpanan portable yang berkapasitas besar, sehingga hardisk eksternal bisa digunakan kapan saja dengan mencolokkan kabel USB ke laptop ataupun PC.
Atau lebih jelasnya hardisk ekternal adalah perangkat penyimpanan tambahan dan bukan menjadi perangkat utama. Artinya tanpa perangkat ini komputer tetap dapat berjalan normal. Karena perangkat ini berfungsi sebagai media tambahan yang fungsinya sebenaranya hampir sama, namun perangkat ini lebih fleksibel karena bisa dipasang dan dicopot tanpa harus membongkar casing komputer.

HDD Internal

Hardisk Internal adalah hardisk tempat penyimpanan komputer yang terdapat di dalam PC atau Laptop sebagaintempat penyimpanan yang harus ada dalam sebuah PC karena sebuah PC tidak akan berjalan tanpa adanya tempat penyimpanan, seperti OS yang di simpan di dalam sebuah hardisk Internal.

Pada saat ini hardisk memiliki space yang besar skarang sudah sampai thera dari awalnya bait, kmudian kilo bait, mega bait, gigabait, dan skarang sudah mulai datang dan bahkan sudah ada hardisk yang ukurannya therabait. 

FUNGSI Harddisk
Secara umum harddisk komputer berfungsi sebagai media penyimpanan data dan program pada komputer. Fungsi Hardisk adalah untuk menyimpan data secara permanen ke dalam sector – sector yang terdapat pada disk yang telah tersedia di dalam nya untuk di read atau write, lain hal nya dengan ram yang fungsinya hanya untuk menyipan data secara sementara. oleh karena itu peranan hardisk sangat lah vital karena apa gunanya komputer jika tidak bisa menyimpan data yang telah di proses.

Bagian-bagian Harddisk


1. Cover Mounting Holes (Cover not shown)
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai lubang tempat sekrup untuk memasang tutup harddisk.

2. Base Casting
Bagian dasar dari harddisk untuk meletakkan atau merangkai bagian-bagian harddisk dalam satu  kesatuan. Umumnya terbuat dari bahan logam solid yang dicetak.

3. Actuator Arm
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai lengan mekanik yang menggerakkan head untuk membaca atau menulis data pada piringan magnetik. Bahan yang biasanya dipakai adalah lempengan logam yang kuat tapi sangat ringan sehingga mudah untuk digerakkan.

4. Actuator Axis
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai poros pergerakan lengan mekanik.

5. Actuator
Bagian dari harddisk berupa blok logam yang bersifat magnetik yang di dalamnya terdapat motor penggerak lengan mekanik.

6. Spindle
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai mesin pemutar piringan saat harddisk beroperasi. Apabila tutup spindle dibuka akan tampak kumparan di dalamnya berupa
beberapa lilitan kabel melingkar yang memberikan sifat magnetik.


7. Slider (and Head)
Bagian dari harddisk yang berfungsi untuk membaca dan menulis data pada piringan magnetik.

8. SCSI Interface Connector, (ATA/IDE)
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai konektor untuk menghubungkan harddisk dengan motherboard

9. Jumper Pins
Bagian dari harddisk berupa rangkaian pin logam yang memiliki fungsi sebagai tempat pengaturan posisi pembacaan harddisk pada komputer
 
10. Jumper
Bagian dari harddisk yang memiliki fungsi sebagai pengatur hubungan antar pin

11. Power Connector
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai penghubung sumber arus listrik ke harddisk.

12. Tape Seal
Bagian dari harddisk berupa pita segel yang berfungsi sebagai pelindung jaminan dari kerusakan

13. Ribbon Cable (Attaches Heads to Logic board)
Bagian dari harddisk berupa kabel tipis yang menghubungkan head ke papan logic berupa rangkaian elektronik dibagian bawah harddisk

14. Platters
Bagian dari harddisk berupa piringan yang biasanya terbuat dari bahan logam atau sejenisnya dan bersifat magnetik. Bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide dan thin film. Media thin film untuk saat ini lebih banyak digunakan karena merupakan media yang dapat menyimpan lebih banyak data dari pada iron oxide pada luas media yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.

15. Case Mounting Holes
Bagian dari Harddisk berupa lubang sekrup untuk pemasangan pada komputer.

16. Circuit Board
Bagian dari Harddisk berupa papan rangkaian elektronik untuk mengoperasikan Hard Disk

Cara Merawat Harddisk.

1. Jangan Buat Partisi Secara Berlebihan
Di jaman sekarang, ukuran serta kapasitas dari sebuah hard disk itu sudah sangat besar. Dan biasanya para pengguna akan membaginya menjadi beberapa partisi sehingga akan memudahkan untuk mengorganisir file.
Sebenarnya sah-sah saja untuk membuat sejumlah partisi pada sebuah hard disk. Namun tidak disarankan dalam jumlah yang banyak, misal 2 atau 3 partisi saja sudah cukup. Jika terlalu banyak, hal tersebut akan membuat fragment hard disk menjadi terbagi karena tugas read dan write di beberapa partisi.

2. Lakukan Defrag Secara Berkala
Ini merupakan salah satu tips yang paling dianjurkan bagi kita para pengguna komputer dan laptop. Demi menjaga kesehatan HDD, sangat disarankan untuk melakukan fragmentasi secara berkala.
Hal ini dimaksudkan untuk membuat hard disk menjadi lebih awet serta membuat kinerja read dan write nya menjadi lebih cepat. Dalam OS windows sendiri juga sudah ada fitur untuk melakukan defrag. Namun kalian juga bisa menggunakan aplikasi dari pihak ketiga untuk tugas ini.

3. Selalu Matikan Perangkat Dengan Cara yang Benar
Untuk bisa menjaga hard disk agar tetap awet dan tidak rusak, tentu dari segi penggunaan juga harus diperhatikan. Sangat tidak disarankan untuk mematikan perangkat secara tiba-tiba, misal saja komputer saat mati lampu.
Jika hal itu terjadi, maka akan menyebabkan berbagai hal buruk terhadap beberapa hardware termasuk hard disk. Kejadian seperti itulah yang sering menjadi penyebab utama dari rusaknya HDD. Silahkan matikan perangkat sesuai dengan prosedur agar tidak menyebabkan kerusakan terhadap komponen lain.

4. Hindarkan Perangkat dari Guncangan atau Benturan
Sebenarnya ini adalah hal yang sangat simple namun perlu untuk diperhatikan. Terlebih lagi pada perangkat laptop yang mana sifatnya portable dan bisa dibawa kemana-mana. Selalu hindarkan laptop dan komputer dari  guncangan. Hal ini untuk mencegah kerusakan yang mungkin terjadi karena benturan dengan benda-benda keras.

5. Usahakan Tidak Menggunakan Laptop di Kasur
Ini adalah salah satu kebiasaan buruk yang masih sering dilakukan oleh banyak orang. Mereka dengan asiknya memakai laptop dan meletakkannya diatas kasur tanpa tahu akibatnya. Memangnya kenapa? Tentu sebuah perangkat laptop sudah dilengkapi dengan sistem sirkulasi udara untuk memastikan energi panas yang dihasilkan bisa keluar.
Jika ia diletakkan diatas kasur maka sistem sirkulasi udara yang umumnya ada dibagian bawah tidak akan bisa berfungsi dengan baik. Hal ini akan menyebabkan hawa panas menjadi tidak bisa keluar dengan sempurna dan mengakibatkan overheat. Nah tentu jika perangkat mengalami overheat secara terus-menerus akan menyebabkan kerusakan ke komponen lain seperti HDD.

6. Letakkan Laptop Pada Bidang yang Datar
Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa sangat tidak dianjurkan untuk meletakkan laptop diatas kasur, bantal dsb. Lebih baik kalian meletakkannya di bidang datar seperti meja dan benda lainnya. Hal ini untuk memastikan udara panas yang dihasilkan bisa keluar dengan baik. Dengan begitu perangkat tidak akan cepat panas dan hardwarenya juga awet.

7. Jangan Membiarkan Hard Disk Penuh
Sebagai media penyimpanan, tentu HDD memiliki kapasitas tertentu. Apabila kalian adalah seseorang yang memiliki hobi untuk mengoleksi foto, musik atau video disarankan untuk memilih hard disk dengan kapasitas yang lumayan besar. Selain itu juga disarankan agar tidak membiarkan hard disk terlalu penuh dan mencapai tanda merah. Jika ruang kosong yang tersedia hanya sedikit, hal itu akan membuat kinerja dari HDD menjadi semakin berat dan keras.

8. Bersihkan File Sampah dan yang Sudah Tidak Terpakai
Banyak sekali pengguna yang mengabaikan hal yang satu ini. Mereka tidak pernah mengecek apakah ada banyak file sampah yang ada di HDD mereka. Selain itu, file-file yang tidak dihapus secara permanen juga akan menumpuk di recycle bin.
Jika hal ini dibiarkan, maka akan memenuhi ruang penyimpanan dan menyisakan sedikit kapasitas. Biasakan untuk selalu mengecek apakah banyak cache serta file sampah. Kalian bisa menggunakan aplikasi pihak ketika seperti CCleaner yang terbukti cukup ampuh untuk melakukan pekerjaan ini.

9. Jangan Biarkan Hard Disk Mengalami Overheat
Perangkat yang terus bekerja akan membuatnya menghasilkan energy panas dan ini akan mengubah suhu di dalam perangkat tersebut. Dari sini kita juga harus memperhatikan secara teliti agar suhunya tidak berlebihan. Jika tidak, maka bisa-bisa ia mengalami overheat dan menyebabkan kerusakan terhadap berbagai hardware. Kalian bisa mencoba beberapa aplikasi pihak ketiga untuk memantau kondisi suhu dari HDD.

10. Pasang dan Lakukan Scanning Dengan Antivirus Secara Berkala
Sebagai media penyimpanan, hard disk merupakan salah satu sasaran empuk bagi virus dan malware. Ini adalah masalah yang serius, jika tidak diperhatikan kalian akan menyesal di kemudian hari.
Sebagai pengguna PC atau laptop, kita selalu disarankan untuk memasang software antivirus demi meminimalisir resiko serangan malware. Selain itu juga dianjurkan untuk melakukan scanning secara berkala agar kita bisa tahu apakah perangkat dalam keadaan sehat atau sudah terinveksi virus.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar